Bersama Menjaga Jendela Dunia: Mahasiswa KKN Ikut Sukseskan Pemeriksaan Mata oleh SMEC Tanjungpinang
Pulau Ladi — Jumat, 24 Juli 2026. Mata bukan sekadar alat untuk melihat, tetapi juga jendela yang menghubungkan manusia dengan dunia di sekitarnya. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mata menjadi perhatian utama dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan mata yang dilaksanakan oleh SMEC Tanjungpinang bersama masyarakat Pulau Ladi. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat yang untuk mengetahui kondisi kesehatan mata mereka. Selain itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok Bintan 2, Pulau Ladi turut hadir dalam mendukung jalannya kegiatan serta membantu proses pelaksanaan di lapangan.
Proses pemeriksaan dilakukan secara langsung dengan menanyakan berbagai keluhan yang dirasakan oleh peserta, mulai dari mata yang mudah lelah, pandangan kabur, hingga rasa perih atau sakit yang sering muncul. Setiap keluhan didengarkan dengan seksama oleh tenaga medis sebagai langkah awal dalam menentukan kondisi kesehatan mata peserta. Tenaga medis dari SMEC Tanjungpinang tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan solusi terhadap keluhan yang dialami peserta, salah satunya disampaikan oleh Pak Alkadri Imsyah. Yang dimana hasil pemeriksaan disampaikan dengan penjelasan yang mudah dipahami, disertai saran penanganan yang tepat guna mencegah gangguan mata yang lebih serius di kemudian hari.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan mata. Peserta diberikan pemahaman mengenai bagian-bagian mata beserta fungsinya, serta jenis-jenis penyakit mata yang umum terjadi. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal kondisi mata mereka sendiri dan mampu melakukan pencegahan sejak dini. Tidak hanya itu, tenaga medis juga menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan gangguan pada mata, seperti penggunaan gadget yang berlebihan, kurangnya pencahayaan saat membaca, serta pengaruh usia dan lingkungan. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menjaga kesehatan mata dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya itu, tenaga medis juga menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan gangguan pada mata, seperti penggunaan gadget yang berlebihan, kurangnya pencahayaan saat membaca, serta pengaruh usia dan lingkungan. Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan tersebut, peserta juga diberikan brosur edukasi yang berisi informasi penting mengenai kesehatan mata, sehingga dapat menjadi panduan dalam menjaga kesehatan mata secara mandiri di kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Dari setiap keluhan yang disampaikan, tersimpan harapan bahwa dengan penanganan dan edukasi yang tepat, kesehatan mata dapat terus terjaga. Sebab pada akhirnya, menjaga mata berarti menjaga cara kita melihat dunia—dan setiap upaya kecil hari ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih terang.
Diunggah Oleh: Bintan 2 > Narahubung Pak Ruslan No. Hp (082377160599)