KKN Kolaborasi 20251 Updated: 13 July 2025 Dilihat: 167 kali

Deligasi KKN Nusantara Asal Stain Sar Kepri Jadi Pemateri Prakter Fardu Kifayah Bersama Ibu-ibu PKK Dusun Ngentak

Delegasi KKN Nusantara dari STAIN SAR Kepri, Muhammad Almujrin, Berbagi Ilmu Fardu Kifayah dengan Ibu-ibu PKK Dusun Ngentak

Siang yang cerah di Dusun Ngentak, sebuah wilayah yang asri dan penuh kehangatan, menjadi saksi akan bertumbuhnya jalinan ilmu dan kebersamaan. Muhammad Almujrin, seorang delegasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara yang berasal dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (Kepri), dengan penuh semangat hadir di tengah-tengah ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dusun setempat. Kedatangannya bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk berbagi pengetahuan dan praktik penting dalam agama Islam, yaitu tata cara pelaksanaan Fardu Kifayah.

Dalam balutan suasana kekeluargaan, Muhammad Almujrin memulai sesinya dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep Fardu Kifayah. Ia menjelaskan bahwa kewajiban ini, yang menyangkut pengurusan jenazah seorang muslim, merupakan tanggung jawab kolektif. Artinya, jika sebagian umat Islam telah melaksanakannya, maka gugurlah kewajiban bagi muslim lainnya. Penjelasan yang disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami ini, berhasil menarik perhatian dan antusiasme para peserta yang hadir. Sesekali, terlontar pertanyaan dari para ibu PKK yang ingin memperdalam pemahaman mereka terkait materi yang disampaikan.

Sesi selanjutnya menjadi semakin interaktif ketika Muhammad Almujrin mengajak para ibu PKK untuk mempraktikkan langsung tata cara pelaksanaan Fardu Kifayah. Mulai dari proses memandikan jenazah, mengkafani, menyolatkan, hingga menguburkannya, semuanya diperagakan dengan cermat dan khidmat. Ibu-ibu PKK Dusun Ngentak pun tak ragu untuk aktif mengikuti setiap tahapan praktik tersebut. Dengan bimbingan yang sabar dari Muhammad Almujrin, mereka belajar bagaimana melaksanakan setiap rukun dan sunnah dalam pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Kehadiran Muhammad Almujrin sebagai pemateri praktik Fardu Kifayah ini tentu memberikan kesan yang mendalam bagi ibu-ibu PKK Dusun Ngentak. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan mereka tentang salah satu kewajiban penting dalam agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota masyarakat. Semangat berbagi ilmu yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN Nusantara asal STAIN SAR Kepri ini menjadi cerminan betapa pentingnya peran generasi muda dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama.

Sinergi antara mahasiswa KKN Nusantara dan ibu-ibu PKK Dusun Ngentak ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan positif lainnya di masa yang akan datang. Ilmu yang telah didapatkan oleh para ibu PKK ini diharapkan dapat mereka amalkan dan bagikan kepada anggota masyarakat lainnya, sehingga pemahaman dan praktik Fardu Kifayah dapat semakin meluas dan menjadi bagian dari kesadaran kolektif umat Islam di Dusun Ngentak. Dedikasi Muhammad Almujrin dan antusiasme ibu-ibu PKK menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan berbagi tidak mengenal batas usia maupun latar belakang.

Diunggah Oleh: Muhammad Almujrin