Kolaborasi Kegiatan Literasi Ekoteologi: Mahasiswa KKN Desa Sawang Laut Sambut Kehadiran Alumni STAIN SAR yang Menjabat di RELIMA Perpustakaan Nasional RI
Kolaborasi Kegiatan Literasi Ekoteologi: Mahasiswa KKN Desa Sawang Laut Sambut Kehadiran Alumni STAIN SAR yang Menjabat di RELIMA Perpustakaan Nasional RI
Sawang Laut, 22 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, melaksanakan kegiatan kolaborasi bertema literasi ekoteologi bersama Rudy Rendra, alumni angkatan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang kini menjabat sebagai staf RELIMA 2026 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 22 Juli 2026, sebagai wujud sinergi antara alumni, lembaga pusat, dan pelaksanaan pengabdian masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan dan keterampilan mahasiswa serta masyarakat Desa Sawang Laut dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan pelestarian lingkungan melalui jalur literasi yang terarah. Kehadiran Rudy Rendra disambut hangat oleh tim KKN desa sawang laut.
Dalam pemaparannya, Rudy Rendra menyampaikan bahwa literasi tidak hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, mengamalkan, dan menyebarkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan bersama. Khususnya dalam konteks ekoteologi, literasi menjadi sarana utama untuk menyadarkan masyarakat akan kewajiban menjaga alam sebagai amanah Tuhan sekaligus sumber kehidupan yang harus dikelola dengan bijak.
"Kegiatan ini sangat istimewa karena saya bisa kembali berkontribusi di wilayah Kepulauan Riau, tempat saya menimba ilmu dahulu. Melalui program RELIMA Perpustakaan Nasional, kami ingin menghubungkan desa dengan sumber daya informasi yang luas, sehingga warga terutama generasi muda bisa terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi desa tanpa terhalang jarak," ujar Rudy Rendra dalam sesi penyampaian materi.
Kegiatan literasi ekoteologi ini sejalan dengan tema utama pengabdian KKN yaitu "Penguatan SDM Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi".
Perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesediaan Rudy Rendra berbagi ilmu dan pengalaman. "Kehadiran Pak Rudy Rendra menjadi dorongan besar bagi kami. Beliau adalah bukti bahwa lulusan STAIN SAR bisa berkiprah di tingkat nasional sekaligus tidak melupakan tugas untuk memajukan daerah asalnya. Ilmu yang disampaikan akan kami terapkan dalam program edukasi anak serta pendampingan masyarakat yang sedang kami jalankan," ungkap ketua kelompok KKN.
Melalui kegiatan ini, terjalin jembatan kolaborasi yang kuat antara Perpustakaan Nasional RI melalui program RELIMA, alumni perguruan tinggi, serta mahasiswa KKN. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan gagasan baru, memperkaya sumber pengetahuan masyarakat, serta memperkuat pondasi pengembangan Desa Sawang Laut yang cerdas, beriman, dan berkelanjutan.
Diunggah Oleh: Desa Sawang Laut