KKN Reguler 20261 Updated: 23 July 2026 Dilihat: 14 kali

Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Laksanakan Silaturahmi dan Eksplorasi Nilai Budaya Bersama Pengrajin Keris Tradisional Desa Kelong

Desa Kelong, Bintan Pesisir – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan silaturahmi ke kediaman Bapak Ibrahim, salah satu tokoh masyarakat Desa Kelong yang hingga kini masih melestarikan seni pembuatan keris tradisional. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus menggali potensi budaya lokal yang menjadi identitas Desa Kelong.


Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa disambut langsung oleh Bapak Ibrahim yang dengan antusias berbagi cerita mengenai perjalanan beliau dalam menekuni pembuatan keris. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah keris, makna filosofis yang terkandung di dalamnya, hingga proses pembuatannya yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta keterampilan khusus yang diperoleh melalui pengalaman bertahun-tahun.


Bapak Ibrahim menjelaskan bahwa keris tidak hanya dipandang sebagai benda pusaka atau karya seni semata, tetapi juga merupakan simbol budaya yang memiliki nilai sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Melayu. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi, keberadaan para pengrajin keris menjadi sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.


Mahasiswa KKN juga berkesempatan mengamati secara langsung beberapa hasil karya keris yang telah dibuat. Dari proses tersebut, siswa dapat memahami bahwa setiap keris memiliki karakteristik dan nilai estetika tersendiri. Mulai dari pemilihan bahan, pembentukan vena, hingga tahap penyelesaian dilakukan dengan penuh ketelitian sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai seni tinggi, tetapi juga mencerminkan identitas budaya masyarakat setempat.


Selain menjadi sarana pembelajaran mengenai warisan budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran pengalaman dan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat. Melalui diskusi yang berlangsung, mahasiswa memperoleh banyak pengetahuan mengenai pentingnya menjaga tradisi, menghargai hasil karya para pelaku budaya, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya yang dimiliki daerah.


Bagi mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga yang tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga memperkuat pemahaman bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Warisan budaya seperti seni pembuatan keris perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar nilai-nilai sejarah, filosofi, dan identitas lokal tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.


Melalui kegiatan silaturahmi ini, mahasiswa berharap dapat membangun sinergi yang baik dengan masyarakat Desa Kelong sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya lokal. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan, mempromosikan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap warisan budaya yang dimiliki desa.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol terjalinnya hubungan yang harmonis antara mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dan masyarakat Desa Kelong. Diharapkan silaturahmi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga nilai-nilai budaya lokal tetap hidup, dikenal lebih luas, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk turut menjaga serta melestarikan warisan budaya bangsa.

Diunggah Oleh: Desa Kelong