KKN Reguler 20261 Updated: 28 July 2026 Dilihat: 5 kali

Menanam Warna, Menghitung Asa: Kehangatan Pengabdian Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri di PAUD Pulau Ladi

Pulau Ladi – Selasa, 28 Juli di antara tawa kecil dan langkah-langkah mungil yang masih belajar menapaki dunia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Kelompok 2 Pulau Ladi memulai pengabdian mereka di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis, menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menghangatkan. Sejak pertemuan pertama, kehadiran mahasiswa KKN disambut dengan baik oleh pihak PAUD. Sambutan tersebut tidak hanya berupa penerimaan formal, melainkan juga kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran anak-anak. Suasana yang terbangun pun terasa cair tanpa jarak, tanpa sekat seolah mahasiswa dan anak-anak berada dalam satu ruang tumbuh yang sama.

Kegiatan pembelajaran dirancang dengan pendekatan yang sederhana namun bermakna. Anak-anak diajak mengenal angka melalui aktivitas berhitung yang dikemas dalam bentuk permainan ringan, sehingga proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membebani. Setiap angka yang disebutkan bukan sekadar simbol, tetapi menjadi bagian dari proses mengenal keteraturan dan logika dasar yang kelak akan mereka pahami lebih dalam. Selain berhitung, kegiatan mewarnai menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Di atas lembaran kertas yang sederhana, anak-anak mulai menorehkan warna sesuai dengan imajinasi mereka. Tidak ada batasan yang kaku, tidak ada warna yang dianggap salah. Dalam setiap goresan, tersimpan kebebasan berekspresi yang justru menjadi inti dari pendidikan usia dini. Mahasiswa KKN hadir sebagai pendamping, bukan pengarah mutlak memberi ruang, sekaligus menjaga arah.

Lebih dari sekadar kegiatan belajar, interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan anak-anak menjadi nilai yang tak terpisahkan. Senyum, sapaan, serta respon kecil dari anak-anak menjadi tanda bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan hati. Dalam momen-momen sederhana itulah, pendidikan menemukan maknanya—bukan hanya pada apa yang diajarkan, tetapi pada bagaimana ia dirasakan. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung secara rutin setiap Selasa dan Kamis ini perlahan membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan anak-anak. Setiap pertemuan menjadi lanjutan dari pertemuan sebelumnya, membentuk kesinambungan yang tidak terputus. Anak-anak mulai mengenali, menanti, bahkan merasa nyaman dengan kehadiran mahasiswa di tengah-tengah mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar memahami dunia anak-anak dari dekat dunia yang penuh kejujuran, spontanitas, dan kehangatan. Di sisi lain, anak-anak pun mendapatkan pengalaman belajar yang lebih variatif, yang tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga pada suasana yang menyenangkan. Kegiatan di PAUD ini menjadi langkah awal yang sederhana, namun sarat makna. Dari angka-angka yang mulai dikenali, hingga warna-warna yang mulai dipahami, semuanya menjadi bagian dari proses menanamkan dasar-dasar pembelajaran. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan terbaik sering kali lahir dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan ketulusan.

Rangkaian kegiatan ini akan terus berlanjut, menjadi bagian dari cerita panjang pengabdian mahasiswa KKN di Teluk Bintan. Setiap pertemuan akan membawa warna baru, setiap interaksi akan meninggalkan jejak, dan setiap langkah kecil akan terus bergerak menuju tumbuh yang lebih besar.

Diunggah Oleh: Bintan 2 > Narahubung Pak Ruslan No. Hp (082377160599)