Sinergi Mahasiswa KKN dan Puskesmas: Dari Edukasi Kesehatan hingga Pengembangan Wisata Batik
Ekang Anculai, 12 Juli 2025 – Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teluk Sebong 22 melakukan kunjungan ke Puskesmas setempat guna membangun perkenalan dan kedekatan serta observasi perihal kegiatan bulanan yang akan digelar pada tanggal 5 Agustus mendatang. Kegiatan inimenargetkan anak remaja di desa ekang anculai, dengan adanya mahasiswa KKN dapat dijadikan wadah untuk berbagi ilmu kepada para remaja di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas menjelaskan bahwa kegiatan bulanan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan dan gaya hidup sehat melalui penyuluhan dan diskusi interaktif yang akan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah yang efektif untuk menanamkan kesadaran kesehatan sejak dini,” ujar ibu wahida pengurus puskesmas pembantu RW 03
Selain fokus pada kegiatan kesehatan, kunjungan mahasiswa juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang pengembangan budaya dan pariwisata. Ibu Wahidah memiliki sebuah Rumah Batik yang saat ini tengah berupaya untuk dikembangkan sebagai pusat wisata budaya di daerah tersebut. Ia meminta bantuan mahasiswa KKN untuk membantu branding dan promosi Rumah Batik agar dapat menarik lebih banyak pengunjung serta mendapatkan sertifikat halal.
Mahasiswa KKN merespon positif permintaan tersebut dengan menawarkan berbagai strategi promosi, termasuk pembuatan konten kreatif di media sosial dan menawarkan mengadakan pelatihan menggunakan aplikasi Canva kepada remaja di wilayah tersebut untuk semakin memperluas branding rumah batik tersebut. “Kami berkomitmen membantu mempromosikan Rumah Batik agar bisa menjadi destinasi wisata yang dikenal luas sekaligus melestarikan budaya lokal serta mengadakan pelatihan Canva bagi remaja untuk meningkatkan skill yang sangat berguna terutama pada wilayah pariwisata,” kata salah satu mahasiswa peserta KKN.
Rumah Batik ini diharapkan dapat menjadi pusat wisata edukasi yang tidak hanya memperkenalkan keindahan motif batik, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung tentang proses pembuatan batik. Dengan demikian, pengembangan Rumah Batik akan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Kegiatan kolaboratif antara mahasiswa KKN dan Puskesmas ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu peningkatan kualitas kesehatan remaja dan pengembangan potensi wisata budaya. Sinergi ini menjadi contoh nyata bagaimana peran mahasiswa dapat memperkuat pembangunan masyarakat secara holistik.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 22