CEGAH BULLYING DAN BIJAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI, MAHASISWA KKN BERI EDUKASI DI MI SABILUL MUHTADIN
Sebong Lagoi — Dalam rangka menjalankan program kerja
edukatif, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STAIN Sultan Abdurrahman
KEPRI menggelar kegiatan sosialisasi bertema "Cegah Bullying dan Bijak
Penggunaan Teknologi" di MI Sabilul Muhtadin, Desa Sebong Lagoi. Kegiatan ini diadakan pada 18 Juli 2025 dan diikuti dengan antusias
oleh siswa-siswi kelas 4,5, & 6.
Kegiatan ini
bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini kepada para siswa
agar terhindar dari perilaku negatif, khususnya perundungan (bullying) dan
penyalahgunaan teknologi yang kini semakin marak di kalangan pelajar.
Materi pertama
disampaikan oleh Yulianisa Nurhidayati, yang membawakan tema tentang "Cegah
Bullying". Dalam pemaparannya, Yulianisa menjelaskan berbagai bentuk
bullying, mulai dari fisik, verbal, hingga perundungan di dunia maya
(cyberbullying). Ia juga mengajak siswa untuk saling menghargai, menumbuhkan
empati, dan berani berkata “tidak” pada tindakan perundungan.
"Bullying
tidak hanya menyakiti fisik, tetapi juga hati dan mental seseorang. Karena itu,
mari kita mulai dengan hal kecil seperti saling menyapa, berteman dengan semua,
dan tidak membeda-bedakan," ujar Yulianisa di hadapan para siswa.
Selanjutnya,
materi kedua disampaikan oleh Haykal yang membawakan tema "Bijak
Penggunaan Teknologi". Dalam penyampaiannya, Haykal menekankan
pentingnya penggunaan gadget dan internet secara positif, termasuk membatasi
waktu layar, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya, serta
menghindari konten negatif.
"Teknologi
itu seperti pisau. Bisa berguna, bisa juga berbahaya. Tergantung bagaimana kita
menggunakannya. Jadilah anak-anak yang cerdas dalam bermedia digital, jangan
asal mengunggah atau mengikuti tren yang belum tentu baik," tutur Haykal.
Kegiatan
berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan permainan edukatif yang
membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi yang disampaikan. Para
siswa juga diberikan contoh-contoh situasi yang sering terjadi di lingkungan
sekolah, sehingga mereka dapat mengenali dan menghindari perilaku bullying
serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Kepala MI
Sabilul Muhtadin, Bapak Wiyono S. Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan
apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan
ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi anak-anak sekarang.
Semoga bisa memberikan dampak positif bagi karakter mereka ke depan,”
ungkapnya.
Dengan kegiatan
ini, mahasiswa KKN berharap bisa turut andil dalam membentuk generasi muda yang
tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,
sopan dalam pergaulan, dan bijak dalam menyikapi perkembangan zaman.