KKN Reguler 20251 Updated: 20 July 2025 Dilihat: 136 kali

Dari Kampus untuk Kampung: Mahasiswa KKN Teluk Sebong 17 Bersama Warga Bersatu Tenaga Merajut Asa

Desa Sebong Pereh, 19 Juli 2025 — Dalam semangat pengabdian yang tulus, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Posko Teluk Sebong 17 kembali menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi secara nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan gotong-royong bersama warga Desa Sebong Pereh RW 4, para mahasiswa tak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga diajak mensosialisasikan konsep Bank Sampah sebagai upaya mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan berdaya.

Dengan mengusung tema “Dari Kampus untuk Kampung”, kegiatan ini menjadi momentum penting di mana mahasiswa dan warga bersatu tenaga, saling bahu-membahu membersihkan jalan desa dari sampah dan semak belukar yang mengganggu kenyamanan. Semangat gotong royong begitu terasa, memperlihatkan bahwa rasa kebersamaan masih tumbuh subur di tengah masyarakat yang heterogen, terutama di RT 01 dengan beragam suku dan agama. Suku Batak menjadi mayoritas kemudian disusul suku Bali, Melayu, Jawa, Padang, Flores, Dll. Hal ini berdasarkan pada data kependudukan yang didapat dari Bapak Acep Supriatna selaku Ketua RT 01. Tak hanya itu, karena suku Bali juga mendominasi, suasana di kompleks perumahan warga terasa seperti di Bali, karena identik dengan rumah yang didesain seperti pura serta banyak ukiran di pintu gerbangnya, menambah kesan spiritual dan filosofis.

Adapun di sela-sela kegiatan bersih-bersih lingkungan, Ketua RW 4 yakni Bapak Ambar memperkenalkan pada warga mengenai konsep bank sampah. 

"Pengolahan sampah itu bisa dibedakan menjadi 2, yakni sampah bersih dan sampah kotor. Sampah bersih itu maksudnya bukan sampah yg dicuci tapi sampah seperti botol plastik yg sudah dibuang isinya dan dipisahkan dari tutup botolnya, itu bisa dijual dan punya nilai ekonomis meskipun tidak banyak. Saya ini tidak bermaksud menyuruh warga menjadi pemulung, namun saya hanya berharap dengan adanya Bank Sampah ini masyarakat bisa lebih menghargai lingkungan tempat tinggalnya. Dengan adanya ini besar harapan saya untuk mengajak Mahasiswa KKN mensosialisasikan Bank Sampah kepada warga". Ujar pak Ambar dalam diskusinya bersama Mahasiswa.

Dalam penyuluhan singkat yang digelar secara langsung dan interaktif, warga diajak untuk memahami pentingnya pemilahan sampah, nilai ekonomi dari sampah anorganik, serta bagaimana bank sampah bisa menjadi solusi nyata untuk lingkungan sekaligus peluang peningkatan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini tentunya merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa untuk desa, tak hanya secara fisik tetapi juga dalam aspek edukatif dan pemberdayaan. 

Warga Desa Sebong Pereh menyambut positif kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mendengar tentang bank sampah, namun tertarik untuk mulai mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi ringan dan komitmen bersama untuk terus menjaga kebersihan desa, serta rencana tindak lanjut untuk membentuk bank sampah skala kecil di lingkungan setempat.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dan warga tidak hanya bekerja bersama secara fisik, tetapi juga menenun harapan untuk masa depan desa yang lebih hijau, mandiri, dan berkelanjutan.

Diunggah Oleh: Teluk Sebong 17