Dari Pasir ke Rambutan, Kelompok 15 KKN Sebong Pereh Tidak Fokus ke Satu Kampung, Jalankan Rapat Pra Acara 17-an di Kampung Sebelah
Kampung Rambutan, 2 Agustus 2025. Masih dalam kawasan RW 001, mahasiswa KKN kelompok 15 ikuti rapat perdana wacana pengadaan pesta rakyat 17-an di kediaman RT 001. Rapat dihadiri tokoh-tokoh penting masyarakat, mulai dari mantan ketua RT, bu Diana, sampai ketua RW 001, bapak Junaidi. Topik rapat ialah kesepakatan akan diadakan atau tidaknya pesta rakyat ini, "karena tahun kemarin kita ngadain, tahun ini kalau ga ngadain, rasanya janggal. Jadi saya mengajukan suara untuk mengadakan pesta rakyat," tutur pak Husaini, tokoh masyarakat kampung Rambutan.
Tak bersih dari problema, pesta rakyat dari tahun ke tahun tetap meninggalkan buih-buih obrolan belakang masyarakat. Sadar akan posisi sebagai mahasiswa yang KKN, kami menawarkan diri untuk mengatasi problema yang mengakar terutama pada acara setahun sekali ini. Problema yang dimaksud, sepatah kata pak Husaini, "bagian pungutan dana per KK, ada yang membayar, dan ada yang tidak. Yang tidak membayar ikutan main, lalu yang bayar komplen di belakang. Itu yang saya ingin hindari tahun ini," ujar beliau.
Ketua koordinasi kelompok, saudara Rahman bersuara, menawarkan solusi dari problema yaitu pendataan atau pencatatan KK yang membayar dengan yang tidak. Tujuannya adalah sebagai pegangan panitia, mana KK yang bayar dan mana yang tidak. Nantinya apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, data tersebut dapat dijadikan dasar argumen.
Disetujui masyarakat, kami juga mengajukan diri sebagai pemungut dana door to door, dibantu dua masyarakat lokal yang tiap tahun ditunjuk. Tidak hanya itu, kami juga akan membuatkan proposal permohonan bantuan dana ke berbagai lembaga usaha setempat sebagai dana tambahan dari iuran yang di bebankan per KK sebesar 30 ribu rupiah.
Pertemuan di tutup dengan foto bersama, sekaligus pengiringan harapan besar akan suksesnya pesta rakyat pada 18 Agustus 2025 mendatang.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 15