Dari Pesisir Sugie, Tumbuh Cerita Pengabdian: Mahasiswa KKN Turun Langsung Memanen Rumput Laut
Karimun, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu— Semangat pengabdian dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama masyarakat Desa Sugie. Pada hari ini, mahasiswa KKN turun langsung ke pesisir untuk membantu warga dalam proses panen rumput laut, sekaligus mengenal lebih dekat aktivitas masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari potensi laut.
Kegiatan panen dimulai dengan menuju lokasi budidaya rumput laut yang berada di wilayah pesisir Desa Sugie. Mahasiswa KKN bersama warga kemudian mengangkat rumput laut yang telah siap dipanen dari perairan. Dengan penuh semangat, mahasiswa turut membantu mengumpulkan dan memindahkan hasil panen ke dalam perahu.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena dapat terlibat secara langsung dalam kehidupan masyarakat pesisir. Mereka tidak hanya melihat proses budidaya rumput laut, tetapi juga merasakan bagaimana kerja keras dan ketekunan menjadi bagian penting dalam menghasilkan sumber penghidupan bagi masyarakat.
Suasana kebersamaan begitu terasa selama proses panen berlangsung. Mahasiswa dan warga saling membantu, berbagi tugas, serta berinteraksi dengan penuh keakraban. Kegiatan yang dilakukan bersama ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti membantu pekerjaan warga dan hadir di tengah aktivitas keseharian mereka.
Selain menumbuhkan rasa kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai potensi ekonomi yang dimiliki Desa Sugie, khususnya sektor kelautan dan budidaya rumput laut. Potensi tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus memiliki peluang untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan panen rumput laut, mahasiswa KKN berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan kontribusi positif selama menjalankan pengabdian di Desa Sugie. Dari pesisir Sugie, mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukan sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi ikut bekerja, merasakan, dan tumbuh bersama masyarakat.