KKN Reguler 20251 Updated: 12 July 2025 Dilihat: 207 kali

“Kalau Kering, Keringlah Sudah”, Sebuah Mata Air 1000 Kehidupan

Bintan Pesisir, 12 Juli 2025- Di tengah perbincangan hangat antara mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman dengan masyarakat Desa Kelong, terselip sebuah cerita menarik tentang sumber kehidupan yang telah ada sejak lama: Sumur Air Tawar yang berada di RT 02 RW 08, kawasan Percinaan.


Sumur ini dikenal sebagai Sumur Air Tawar, merupakan aliran air dan satu-satunya di Pulau Kelong. Airnya dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mencuci, hingga mandi. Menurut keterangan Ayong, Ketua RT 02, sumur tersebut sudah digunakan sejak sebelum dirinya lahir.  “Sumur ni dah lama ni dek, kami dari kecil sering pakai bahkan kami belum lahir dh ade. Untuk minum dan mandi ya pakainya dari situ,” ujarnya dengan logat melayu.


Menariknya, warga juga menyebutkan adanya Ikan Patin Albino  di dalam sumur, yang dipercaya sebagai jelmaan mistis. Meski begitu, air dari sumur tersebut masih sering digunakan dan bahkan Tim KKN diberikan kesempatan untuk   dapat langsung meminum air tersebut  karena kejernihannya yang alami.

Namun, keberadaan sumur ini tidak selalu berjalan mulus. Beberapa kali airnya tercampur dengan air laut, bahkan pernah mengalami kekeringan.  "Pernah sumur ni mencampur air asin, jadi kami tak bisa pakai. Terpaksa ke Pinang untuk mengambil udara. Kalau kering, kami benar-benar kesulitan, tak tahu mau minum bagaimana," sambung Ayong.

Kini kondisi terlihat kurang terawat. Alat penyaluran air ke rumah warga pun tidak lagi bekerja secara efisien, yang membuat potensi tercampurnya air laut dengan air tawar semakin besar.

Dari hasil pengamatan Tim KKN, secara umum akses air bersih saat ini di Desa Kelong cukup memadai , namun sistem filtrasi udara laut tidak pernah dilakukan atau penggunaan sistem desalinasi udara laut masih belum optimal yang apabila pasang surut ada air bersih, air laut tidak bisa menjadi opsi. Dalam jangka panjang, hal ini menjadi tantangan serius, khususnya jika menghadapi musim kemarau berkepanjangan.

Tim KKN berharap agar keberadaan kekayaan bersejarah ini dapat lebih diperhatikan, terjaga kebersihannya, dan didukung dengan teknologi penyaluran udara yang lebih baik. Hal ini penting demi menjaga akses air bersih bagi masyarakat Desa Kelong.

Diunggah Oleh: Kelong