KKN Reguler 20261 Updated: 28 August 2026 Dilihat: 11 kali

Kata yang Menetap di Dinding, Ilmu yang Tinggal dalam Ingatan: Mufrodat Bahasa Arab untuk Santri TPQ RT 1 dan RT 2

Kata yang Menetap di Dinding, Ilmu yang Tinggal dalam Ingatan: Mufrodat Bahasa Arab untuk Santri TPQ RT 1 dan RT 2

Malang Rapat , 28 Agustus 2026— Sebuah kata sederhana dapat menjadi pintu menuju pengetahuan yang luas. Berangkat dari semangat menanamkan kecintaan terhadap bahasa Arab sejak dini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menghadirkan kegiatan kreatif berupa pembuatan dan pemasangan **mufrodat (kosakata) bahasa Arab** bagi santri TPQ RT 1 dan TPQ RT 2 di Kampung Malang Rapat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan tulisan-tulisan bahasa Arab di dinding TPQ. Lebih dari itu, setiap pemahaman yang ditempel menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang hidup, sederhana, dan dekat dengan keseharian para santri.

Dengan tampilan yang menarik dan mudah dipahami, berbagai mufrodat yang disusun sedemikian rupa agar dapat dibaca dan diingat oleh santri setiap kali mereka mengikuti kegiatan mengaji. Dinding TPQ pun perlahan berubah menjadi media pembelajaran yang tidak hanya menghiasi ruangan, tetapi juga menghadirkan pengetahuan di setiap sudutnya.

Bagi para santri, belajar bahasa Arab tidak harus selalu dilakukan melalui buku dan hafalan. Melalui media visual yang berada di lingkungan mereka sendiri, proses mengenal kosakata menjadi lebih menyenangkan. Setiap kali mata memandang, ada kata yang dibaca; setiap kali kata dibaca, ada ilmu yang perlahan tersimpan dalam ingatan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kecil dari pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung proses pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran mufrodat di lingkungan TPQ diharapkan dapat membantu santri mengenal pemahaman bahasa Arab secara bertahap menumbuhkan sekaligus rasa ingin tahu mereka terhadap bahasa Al-Qur'an.

Kata yang menetap di dinding, semoga menjadi ilmu yang menetap dalam ingatan.Kalimat tersebut menjadi gambaran sederhana dari harapan di balik kegiatan ini: bahwa apa yang ditempel hari ini bukan sekadar tulisan yang menghiasi dinding, tetapi menjadi pengetahuan yang terus tumbuh bersama langkah belajar para santri.

Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman berupaya mewariskan sesuatu yang dapat terus dimanfaatkan meskipun masa pengabdian telah selesai. Sebab, pengabdian tidak selalu tentang sesuatu yang besar; terkadang, ia tumbuh dari sebuah kata, sebuah tulisan, dan sebuah dinding yang setiap hari mengajarkan ilmu.

Semoga setiap mufrodat yang terpajang menjadi jejak kecil yang menghadirkan manfaat besar, membuka jendela pengetahuan bagi para santri, serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bahasa Arab dan ilmu keislaman.

Diunggah Oleh: Bintan 6 > Narahubung HARDI no. hp (085363774666)