KKN STAINSAR GANDENG SMEC DALAM KESEHATAN MEDIS MATA WARGA DESA KELONG
Desa Kelong, 13 Agustus 2025- Deretan kursi di halaman panggung bawah Masjid Desa Kelong sudah terisi penuh sejak pagi, Rabu (13/8/2025). Warga tampak antusias menunggu giliran dalam pemeriksaan mata gratis yang digelar Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau bersama Klinik Mata SMEC Tanjungpinang. Ini merupakan pertama kalinya SMEC hadir di Desa Kelong , membawa layanan medis mata langsung ke pesisir. Sebanyak 115 nomor antrean tercatat, namun waktu terbatas membuat sebagian warga belum kebagian. Meski begitu, suasana hangat dan rasa penasaran warga membuat kegiatan ini terasa istimewa.

Acara dibuka dengan berbagai perwakilan SMEC, Noviansyah Siregar, S.Kom , yang berterima kasih kepada KKN STAINSAR sebagai penyelenggara dan fasilitator. Ketua KKN, Rahmat Hidayat , berharap program ini menjadi awal dari kesadaran warga untuk rutin memeriksakan mata. Dr. Vakum Zariyanto kemudian memberikan edukasi bahwa masyarakat pesisir memiliki risiko lebih tinggi terkena katarak akibat kombinasi udara panas dan terpaan angin laut yang suhunya berbeda. Ia mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin dan konsumsi makanan kaya vitamin A demi menjaga kesehatan mata.

Pemeriksaan berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama, tes refraksi oleh Dr. Al Khadri Imsyah untuk mendeteksi minus, plus, maupun silinder. Tahap kedua, pemeriksaan menggunakan handheld slit lamp untuk melihat kondisi mata, termasuk katarak, infeksi, dan gangguan retina. Tahap ketiga, konsultasi dan edukasi mengenai kondisi mata, di mana peserta diberitahu bahwa setiap orang akan mengalami katarak seiring bertambahnya usia. Peserta pemeriksaan hari itu bahkan mendapat keuntungan khusus berupa pelayanan tercepat dan diskon 25% jika berobat di Klinik SMEC.
Ada kisah sentuhan seorang ibu yang telah lama mengalami gangguan penglihatan hingga kecerahan terasa redup. Setelah pemeriksaan, ia baru mengetahui bahwa dirinya mengidap katarak. “Saya senang sekali ada kegiatan ini. Selama ini takut periksa karena mahal, sekarang tahu kalau bisa diobati,” ujarnya.

Di tengah kegiatan, mahasiswa KKN menghidupkan suasana dengan edukasi cuci tangan yang interaktif. Para ibu-ibu tertawa lepas karena pembawaannya yang seru dan membuat mereka ikut bergerak bahkan Mahasiswa KKN sampai kesulitan dalam menambah jumlah kursi akibat banyak warga yang terus bertambah antusias dalam kegiatan pengecekan mata gratis ini.

Menariknya adalah keiatan ini sepenuhnya didukung oleh Desa dengan memberikan fasilitas yang diperlukan dan bagi masyarakat gratis tanpa biaya. Menjelang sore, acara telah usai namun sebuah undangan tidak terduga dari salah satu warga Desa Kelong dari Bapak Ucok, untuk menikmati bakar-bakar ikan bersama tim SMEC dan mahasiswa KKN atas dasar rasa terima kasih karena telah memberikan bantuan aktif dan kemajuan pemahaman medis bagi masyarakat Kelong. Harapan tidak hanya membawa manfaat kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara warga, tenaga medis, dan mahasiswa yang mengabdi.
