KKN Reguler 20251 Updated: 15 July 2025 Dilihat: 91 kali

Kunjungan Edukatif KKN STAIN SAR ke UMKM Marjon Jaya Hidro Pam: Belajar Pertanian Ramah Lingkungan

Mahasiswa KKN dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman (STAIN SAR) melakukan kunjungan ke salah satu pelaku UMKM yang mengusung konsep pertanian modern, yaitu Marjon Jaya Hidro Pam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN yang bertujuan untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktik langsung di masyarakat, serta menggali potensi lokal yang bisa dikembangkan melalui pendekatan akademik dan teknologi.


UMKM Marjon Jaya Hidro Pam dikelola oleh pasangan suami istri, Bapak Lukman dan Ibu Dewi Lasty Novery. Mereka memanfaatkan sistem pertanian hidroponik sebagai solusi pertanian di lahan terbatas, dengan menggunakan pipa-pipa PVC yang dirakit secara vertikal maupun horizontal untuk menanam berbagai jenis sayuran, terutama Pokcoy dan Sawi. Di bawah atap rumah plastik sederhana, tanaman-tanaman tersebut tumbuh dengan subur, sehat, dan tanpa menggunakan tanah. Inovasi ini membuktikan bahwa pertanian tidak selalu membutuhkan lahan luas, tetapi cukup dengan kreativitas, pengetahuan, dan semangat pantang menyerah.


Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas. Mereka belajar cara menyemai benih, meracik larutan nutrisi, hingga melakukan panen sayuran secara mandiri. Bapak Lukman dan Ibu Dewi juga membuka ruang diskusi seputar manajemen usaha, strategi pemasaran, dan tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan kualitas serta keberlanjutan produksi. Dalam perbincangan hangat tersebut, keduanya menekankan pentingnya kerja sama dalam keluarga dan konsistensi dalam membangun usaha dari bawah. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi mahasiswa yang nantinya akan terjun ke masyarakat sebagai agen perubahan.


Mahasiswa KKN STAIN SAR mengaku mendapatkan banyak inspirasi dari kunjungan ini. Mereka menyadari bahwa pertanian modern seperti hidroponik dapat menjadi alternatif solusi untuk ketahanan pangan di masa depan, terutama di tengah keterbatasan lahan dan perubahan iklim.

Diunggah Oleh: Teluk Sebong 03