kunjungan resmi ke kantor desa sawang laut dan kantor kecamatan kundur barat: perkenalan perogram KKN, penyampaian rencana peroker dan permohonan izin/dukungan kegiatan
Kunjungan Resmi dan Perkenalan Program Kerja Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau di Desa Sawang Laut
Sawang Laut, 21 Juli 2026
Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kunjungan resmi ke Kantor Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi agenda pembuka pelaksanaan KKN sebagai bentuk silaturahmi, koordinasi, serta penyampaian rencana program kerja kepada pemerintah desa. Kunjungan tersebut bertujuan membangun sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa guna mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat selama 40 hari, terhitung sejak 21 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Sawang Laut, Bapak Jefrizal (Tok Janggot), beserta seluruh perangkat desa dan seluruh anggota Kelompok Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang ditempatkan di Desa Sawang Laut. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai langkah awal membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan diri secara bergiliran kepada Kepala Desa dan perangkat desa. Selain sebagai ajang silaturahmi, perkenalan ini bertujuan membangun kedekatan sehingga pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian dapat berjalan dengan lancar melalui dukungan dan kerja sama berbagai pihak.
Ketua kelompok KKN kemudian memaparkan tema pengabdian yang diusung, yaitu "Penguatan SDM Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi." Tema tersebut menjadi landasan dalam merancang berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai keislaman dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai implementasi dari tema tersebut, mahasiswa memaparkan empat program kerja utama yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Program pertama adalah Edukasi Ekoteologi dan Festival Kreativitas Anak "Cinta Desa dan Alam".Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pendekatan nilai-nilai keislaman. Kegiatan akan dilaksanakan di empat dusun di Desa Sawang Laut dengan berbagai bentuk edukasi, seperti penguatan literasi dasar, pembentukan karakter peduli lingkungan, permainan edukatif, serta festival kreativitas anak yang mendorong partisipasi aktif dan pengembangan potensi generasi muda.
Program kedua adalah Gema Lestari (Gerakan Pendampingan Legalitas dan Transaksi Digital). Program ini difokuskan pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sosialisasi manfaat legalitas usaha, serta edukasi penggunaan sistem pembayaran digital berbasis QRIS. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong transformasi ekonomi digital di tingkat desa.
Program ketiga adalah Gema Sakti (Gerakan Masyarakat Sadar Kesehatan melalui TOGA). Melalui program ini, mahasiswa akan mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Selain melakukan penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai manfaat berbagai tanaman herbal sebagai alternatif pendukung kesehatan keluarga. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan preventif sekaligus mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Adapun program keempat adalah Berkah Bumi, yaitu program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui hilirisasi hasil perkebunan lokal. Mahasiswa akan memberikan pendampingan mengenai pengolahan komoditas unggulan Desa Sawang Laut, seperti karet, kelapa, cabai, dan durian, menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi. Program ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai jual hasil perkebunan, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Selain memaparkan program kerja, mahasiswa juga menyampaikan permohonan izin dan dukungan kepada Pemerintah Desa Sawang Laut agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Mahasiswa berharap pemerintah desa dapat memberikan pendampingan, membantu koordinasi dengan perangkat desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta memfasilitasi kebutuhan data dan sarana yang diperlukan selama pelaksanaan program. Mahasiswa juga menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi etika, menjaga komunikasi yang baik, serta melaksanakan seluruh kegiatan secara kolaboratif bersama masyarakat.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala Desa Sawang Laut beserta jajaran perangkat desa menyampaikan apresiasi atas kesiapan mahasiswa dalam merancang program-program yang dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program yang telah direncanakan. Pemerintah desa juga berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat selama masa pengabdian berlangsung, tetapi juga mampu meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sawang Laut.
Melalui kunjungan resmi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dengan Pemerintah Desa Sawang Laut dalam mewujudkan program-program pengabdian yang inovatif, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen desa, pelaksanaan KKN diharapkan dapat menjadi wadah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan Desa Sawang Laut secara berkelanjutan.
Diunggah Oleh: Desa Sawang Laut