Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Ikuti Bimtek Penanganan Dini Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Desa Resun
Lingga – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Dini Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Desa Resun sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).
Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan bahwa Desa Resun terus berbenah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perempuan dan anak. Komitmen ini membuahkan hasil dengan masuknya Desa Resun ke dalam 12 besar Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak secara nasional, serta terbentuknya Forum Anak dan Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) yang aktif melakukan edukasi dan pendampingan.
Prestasi membanggakan juga diraih oleh Forum Anak Desa Resun yang berhasil meraih penghargaan Terbaik Nasional dalam ajang DAFA Award 2025 dari Forum Anak Nasional. Hal ini menunjukkan keseriusan desa dalam melibatkan anak-anak sebagai pelopor dan pelapor perlindungan hak anak.
Dalam kegiatan Bimtek, hadir sebagai narasumber Bapak Sudirman. Beliau menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan kekerasan sejak dini.
“Jangan pernah menormalisasi kekerasan seksual dalam bentuk apa pun. Dalam pola pengasuhan, orang tua harus tega dan tegas demi tumbuh kembang anak yang sehat secara fisik dan mental,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa selama enam tahun terakhir, provinsi Kepulauan Riau masih mencatat angka kekerasan seksual yang cukup tinggi, sehingga perlu upaya serius dari seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan dan penanganan secara cepat.
Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mahasiswa KKN, karena memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih dalam tentang isu-isu sosial, khususnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Mahasiswa KKN juga berkomitmen untuk turut serta menjadi agen edukasi di tengah masyarakat selama masa pengabdian mereka di Desa Resun.
Diunggah Oleh: Lingga 2