Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman KEPRI Kunjungi Pusat Kerajinan Tanjak Melayu di Belakang Padang
Belakang Padang, [17/07/2025] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (KEPRI) melaksanakan kunjungan edukatif ke sentra kerajinan Tanjak Melayu di Belakang Padang. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat warisan budaya Melayu, khususnya dalam pembuatan dan pelestarian Tanjak sebagai salah satu identitas penting budaya lokal.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan para pengrajin setempat yang dengan antusias berbagi pengetahuan tentang sejarah, filosofi, dan makna di balik setiap bentuk lipatan Tanjak.

“Kunjungan ini sangat membuka wawasan kami tentang kekayaan budaya Melayu yang ada di Belakang Padang,” ujar salah satu mahasiswa KKN. “Kami tidak hanya belajar tentang kerajinan Tanjak, tetapi juga merasakan semangat para pengrajin dalam melestarikan warisan leluhur.”
Dibalik keindahan warisan kerajinan Melayu Tanjak di Belakang Padang, tersimpan kisah inspiratif Ibu Megawati, seorang pengrajin yang memulai perjalanannya pada tahun 2017, tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia. Ketekunannya dalam melestarikan budaya lokal ini bermula dari inspirasi tak terduga yaitu dari sang anak yang sedang mengikuti karnaval.

Salah satu mahasiswa menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap budaya lokal kepada mahasiswa. Diharapkan, melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa dapat menjadi agen pelestarian budaya dan turut serta mempromosikan Tanjak sebagai identitas budaya yang patut dibanggakan.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan pengrajin, serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman KEPRI berharap dapat terus berkontribusi dalam melestarikan dan mengembangkan potensi budaya di Kepulauan Riau. [MDR/RDLS]
Diunggah Oleh: Belakang Padang