Mahasiswa KKN Teluk Sebong 09 Kunjungi PAUD Kasih Bunda: Wujudkan Pemberdayaan Ilmu dan Kepedulian terhadap Tumbuh Kembang Anak Desa
Ekang Anculai, 13 Juli 2025, Dalam semangat mewujudkan masyarakat cita dan membumikan ilmu di tengah masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teluk Sebong 09 melakukan kunjungan sekaligus aksi nyata di PAUD Kasih Bunda Desa Ekang Anculai. Kunjungan ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga aksi bersih-bersih fasilitas PAUD bersama para guru dalam rangka mempersiapkan kegiatan belajar mengajar yang akan dimulai kembali pada hari Selasa mendatang.
Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh guru-guru PAUD, bahkan anak-anak sekitar juga serta meramaikan suasana. Dalam momen ini, mahasiswa diajak mengenali lebih dekat kondisi nyata pendidikan anak usia dini di desa dari keterbatasan fasilitas hingga tantangan partisipasi anak-anak dalam pendidikan formal awal. “Kita tidak sedang berbicara soal PAUD sebagai tempat bermain anak-anak saja, tapi sebagai garda awal terbentuknya generasi. Sayangnya, banyak orang tua di desa yang belum sadar akan pentingnya stimulasi dini bagi tumbuh kembang anak, terutama anak-anak dengan kondisi seperti keterlambatan bicara atau tanda-tanda ADHD. Ketika negara belum hadir secara menyeluruh, maka gerakan sipil harus mengambil peran, dan mahasiswa harus menjadi bagian dari itu” ujar Iman Nur Rahman salah satu mahasiswa KKN.
Pihak PAUD Kasih Bunda pun memberikan respon yang sangat terbuka dan penuh harapan, salah satu pengelola menyampaikan “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN, tidak hanya datang bantu bersih-bersih, tapi juga ikut memahami dinamika anak-anak di sini. Anak-anak senang, kami guru pun jadi semangat karena merasa tidak sendiri" ujar Arifah Harum pengelola PAUD.
Kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa, guru, dan anak-anak desa. Mereka membuka ruang dialog dan merintis semangat gotong royong antar sektor pendidikan dan sosial.
Kunjungan ini diharapkan bukan sekedar kegiatan satu kali, namun menjadi pintu masuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pendidikan inklusif dan kesadaran psikososial di tingkat desa. Pendidikan bukan hanya urusan akademik, tapi soal kehadiran, kepedulian, dan keberpihakan terhadap generasi kecil yang belum bisa mewakili kebutuhannya sendiri.
Mahasiswa KKN Teluk Sebong 09 percaya bahwa perubahan masyarakat cita-cita tidak lahir dari seminar besar di kota, melainkan dari ruang kecil seperti PAUD di desa, tempat ilmu dan empati bisa tumbuh bersama.