Mahasiswa KKN Teluk Sebong 22 Ekang Anculai RT 6 RW 3 Mengikuti Kegiatan Yasinan Rutin di Musholla Al-Baroqah
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti rangkaian kegiatan yasinan rutinan di Desa Ekang Anculai RT 6 RW 3 pada Rabu (9/7/2025) malam. Kegiatan ini berlangsung di musholla Al Baroqah dan dihadiri beberapa ibu-ibu, bapak-bapak, remaja dan anak-anak serta mahasiswa KKN lain yang sedang mengabdi di desa tersebut.
Kegiatan yasinan rutinan ini merupakan agenda mingguan yang sudah menjadi tradisi di lingkungan RW 3. Setiap 2 minggu sekali, ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk membaca Surat Yasin dan berdoa. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa KKN turut hadir dan berbaur dengan warga, menambah semangat kebersamaan dalam acara tersebut.
Menurut beberapa warga desa RT 6 RW 3 kehadiran mahasiswa KKN untuk pertama kalinya di desa ini memberikan warna baru dalam kegiatan yasinan, warga Ekang Anculai menerima mahasiswa dengan hangat dan terbuka jika ingin melaksanakan kegiatan disini. "saya silahkan kepada adik adik dan Abang Abang jika ingin membuat acara bersama warga lokal, asalkan tidak yang berjoget, dan jika ingin menghidupkan musik bisa menghidupkan musik sholawat. Ujar dari imam pemimpin yasinan.
Warga sangat antusias dan akan ikut serta membantu mensukseskan program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Teluk Sebong 22. "Masalah konsumsi jangan khawatir, pasti akan dibantu". Ujar salah satu ibu jamaah.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN turut bertugas dalam prosesi pembacaan Yasin, yakni memimpin sholawat busyro dan doa, serta mengikuti sesi diskusi ringan bersama warga.
Kegiatan yasinan rutinan di Desa Ekang Anculai RT 6 RW 3 diharapkan dapat terus berjalan dan menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga serta mahasiswa KKN. Sinergi ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dapat menciptakan suasana yang harmonis dan penuh manfaat bagi semua pihak.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 22