Membangun Sinergi di Tengah Tantangan: Langkah Awal Mahasiswa KKN Teluk Sebong 22 di Desa Ekang Anculai
Desa Ekang Anculai, yang terletak di Kecamatan Teluk Sebong, menyimpan potensi sekaligus tantangan tersendiri dalam pembangunan masyarakatnya. Kami, mahasiswa KKN Teluk Sebong 22, ditempatkan di RT 6 RW 3 di Dusun 2, menghadapi dinamika yang unik sejak awal kedatangan.
Setelah melakukan kunjungan silaturahmi perdana dengan beberapa tokoh masyarakat, kami mulai memahami kondisi administratif desa yang cukup berbeda. Salah satu kendala utama adalah ketidakhadiran perangkat desa. Hal ini membuat koordinasi terkait kegiatan KKN menjadi cukup terhambat, karena setiap kegiatan seharusnya dilaksanakan atas dasar izin dari RT dan RW setempat.
Melihat kondisi ini, kami berencana untuk melakukan kunjungan lanjutan ke Balai Desa pada Senin (14/07/2025) siang, guna berkonsultasi langsung dengan Kepala Desa. Kami ingin mencari solusi terkait posisi kami di desa ini: Apakah kami harus bergerak sendiri sebagai mahasiswa pengabdi, atau Adakah dukungan yang bisa diberikan oleh perangkat desa lainnya agar kegiatan dapat berjalan dengan legal dan terorganisir.
Dalam rapat kelompok minggu malam, kami juga menyusun sejumlah program kerja utama yang relevan dengan tema KKN tahun ini, yaitu “Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Nilai-Nilai Keagamaan dan Kemelayuan.”
Kami berharap melalui kunjungan ini, ada kejelasan dan dukungan dari pihak desa agar kami sebagai mahasiswa dapat menjalankan program kerja secara aman, legal, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami sadar bahwa pengabdian ini bukan hanya soal menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembangunan desa apa pun kontribusinya.