Memberikan Hak dan Mengajarkan Kewajiban Anak Sempena Hari Anak 2025
TK PKK Tunas Indria, Kedondong 1-Sejalan
dengan Hari Anak Nasional bertepatan dengan tanggal 23 Juli kami berkunjung ke
TK di Kedondong 1. Begitupun PAUD ternyata masih satu atap dengan TK. Pagi 22
Juli 2025 sekitar pukul delapan kurang kami sampai di TK. Niat awalnya kami
hanya ingin jalan pagi menyapa warga sekitar. Sebab kegiatan program kerja kami
sebagian besar aktif di malam hari. Hal ini kami sepakati menimbang pada waktu
luang dan rutinan warga hanya ada di waktu malam hari. Perjalanan pagi ini kami
melewati TK PKK Tunas Indria dengan disambut antusias oleh sekitar sepuluh anak.
Beberapa diantara mereka menghampiri kami dari kejauhan dengan berlari bahkan
ada yang terjatuh.
Sungguh
perasaan senang yang tak terbendung ketika bisa bertemu mereka, anak kecil
penuh kebahagiaan belum ada beban yang berarti di kehidupan mereka. Saat kami
tiba, mereka sedang bersiap untuk jalan keliling desa didampingi oleh seorang
guru. Khusus hari anak sesuai arahan dinas pendidikan, mereka hari ini hanya
boleh bersenang-senang. Sepertinya menyenangkan jalan pagi keliling desa
bersama mereka maka kami sepakat untuk ikut serta menyemarakkan hari anak ini
dengan berkeliling desa. Sebelumnya kami berdoa bersama dan berbaris bak kereta
api. Jadi sepanjang perjalanan kami ikut dalam barisan anak-anak, nyanyian
mengiringi perjalanan menyenangkan kami pagi ini. Kami sedikit mendapatkan ilmu
dari guru TK tentang kesabaran dan kedisiplinan. Beliau juga menyampaikan bahwa
setiap anak memiliki karakter masing-masing sejak kecil. Kemudian ketika besar
pun karakter mereka tidak jauh berbeda dari karakter mereka saat kecil.
Malamnya,
kami menyemarakkan hari anak disejalankan dengan program kerja camp education. Kami berbagi ilmu dengan bungkusan cerita dan tanya jawab menyenangkan kepada
anak-anak TPQ di Masjid Ash-Shobirin. Bagi mereka yang berani bertanya dan menjawab
pertanyaan dari kami akan mnedapatkan jajanan dengan tempelan surat singkat.
Hadiah sederhana yang mungkin tidak ada sisi istimewanya, namun nilai poin dari
hadiah ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar mereka kecanduan belajar.
Selain itu, kami berusaha menyeimbangkan dengan penyampaian kewajiban mereka
sebagai anak yaitu menghormati orang yang lebih tua seperti berpamitan ketika
akan pergi ke luar rumah. Etika bersalaman kepada orang yang lebih tua pun kami
coba ajarkan karena melihat adanya sedikit penyimpangan ketika mereka
bersalaman setelah salat kepada orang yang lebih tua.
Saat
mereka tau ada jajan yang menanti mereka, mereka sangat antusias. Padahal
berapa lah harga jajanan tersebut namun mereka menyambut seakan benda tersebut
berharga bagi mereka. Baru beberapa hari kami berbaur dengan mereka, tapi
rasanya sudah cukup lama dan kuat ikatan kasih saying diantara kami. Bahkan
salah satu diantara mereka menghampiri kami, mengundang kami untuk bisa datang
ke acara karnaval HUT RI di Kalurahan Banjararum pada tanggal 23 Agustus. Waktu
seakan berhenti sejenak ketika kami mendapatkan undangan tersebut. Biasanya kami
senang ketika mendapatkan undangan acara ulang tahun, tapi kali ini sedih lebih
dahulu menghampiri perasaan kami karena kami sadar tidak mungkin bisa hadir
ikut serta kegiatan ini. Sebab tepat 20 Agustus kami sudah pamit dari padukuhan
sini. Harapanku semoga kehadiran singkat kami bisa memberi manfaat kepada
warga.