KKN Reguler 20251 Updated: 15 July 2025 Dilihat: 118 kali

Mengaji Warisan Leluhur: Mahasiswa KKN Belajar Barzanji Langsung dari Ketua LAM Desa Persing

Desa Persing, 15 Juli 2025 — Di bawah cahaya lampu temaram dan suasana malam yang hening, mahasiswa KKN Kelompok Lingga 3 menapak jejak warisan budaya yang nyaris terlupakan. Bertempat di rumah Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Desa Persing, mereka mengikuti pelatihan pembacaan Barzanji — tradisi sakral masyarakat Melayu yang memadukan keindahan sastra, nilai spiritual, dan identitas budaya.

Di atas lantai papan kayu, mahasiswa duduk bersila membentuk lingkaran, menyimak lantunan syair Barzanji yang menggema lembut namun menggetarkan. Bukan sekedar latihan membaca, namun sebuah perjalanan menyelami makna, mengenali akar tradisi, dan menghidupkan kembali semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Pelatihan ini menjadi lebih istimewa karena langsung dibimbing oleh Ketua LAM, seorang tokoh adat yang tidak hanya memahami Barzanji dari sisi bacaan, tetapi juga merawat maknanya dalam kehidupan sehari-hari. Setiap umpan yang dibaca menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, antara generasi tua dan generasi muda.

Suasana pelatihan terasa akrab dan penuh khidmat. Gelas-gelas teh hangat berjejer di tengah lingkaran, menciptakan kehangatan tersendiri di antara peserta. Tradisi ini bukan sekedar dilestarikan, namun benar-benar dihidupkan kembali melalui interaksi nyata.

Barzanji bukan sekedar bacaan, melainkan cermin kecintaan, penghayatan, dan penghormatan terhadap ajaran Islam dalam bingkai budaya Melayu. Dengan mengikuti pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya membawa pulang ilmu, tetapi juga membawa pulang rasa—rasa cinta kepada tradisi dan semangat untuk menjaganya tetap hidup.

Di malam itu, semangat lintas generasi bersatu. Mahasiswa dan tokoh adat duduk sejajar, saling berbagi, saling belajar. Sebuah momen yang membuktikan bahwa pelestarian budaya dimulai dari langkah sederhana: mau mendengar, belajar, dan merawat.


Diunggah Oleh: Lingga 3