KKN Kolaborasi 20251 Updated: 31 July 2025 Dilihat: 91 kali

Menggali Akar Sejarah Dusun Ngentak: Program Digitalasa KKN Nusantara Dimulai

Menggali Akar Sejarah Dusun Ngentak: Program Digitalasa KKN Nusantara Dimulai

Dusun Ngentak, 31 Juli 2025 – Di tengah hamparan hijau persawahan Banjar Arum, sekitar setengah kilometer dari posko KKN Nusantara, sebuah dialog singkat namun sarat makna berlangsung pada Rabu, 31 Juli 2025. Tim mahasiswa KKN Nusantara Kelompok 15 berkesempatan berdiskusi langsung dengan Bapak Arya Darussalam, Kepala Dusun Ngentak, untuk membahas tuntas sejarah panjang dusun yang mereka tinggali sementara ini. Pertemuan ini menjadi langkah awal implementasi program unggulan mereka, Digitalasa, yang berfokus pada kepekaan akan teknologi digitalisasi di era modern.

Program Digitalasa dirancang sebagai respons terhadap kebutuhan akan dokumentasi dan penyebaran informasi lokal melalui platform digital. Dalam konteks ini, menggali sejarah dusun menjadi krusial. Tujuannya adalah untuk mengabadikan narasi-narasi lisan dan data historis yang mungkin belum tercatat secara formal, kemudian menyajikannya dalam format digital yang mudah diakses oleh generasi sekarang maupun mendatang. Inisiatif ini menunjukkan komitmen mahasiswa KKN dalam memanfaatkan teknologi untuk pelestarian budaya dan sejarah lokal.

Suasana diskusi berlangsung santai namun mendalam, ditemani semilir angin persawahan yang menyejukkan. Bapak Arya Darussalam, dengan penuh keramahan, berbagi pengetahuannya tentang asal-usul Dusun Ngentak. Tim KKN dengan antusias menyimak setiap penuturan, sesekali mengajukan pertanyaan untuk menggali lebih dalam detail-detail sejarah yang menarik. Dialog ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, menghubungkan kearifan lokal dengan semangat digitalisasi.


Dalam perbincangan tersebut, Bapak Arya mengungkapkan sebuah fakta menarik mengenai nama "Ngentak" itu sendiri. Beliau menjelaskan bahwa nama "Ngentak" pada mulanya memiliki arti "gersang" atau "tidak layak huni." Sebuah penamaan yang kontras dengan kondisi dusun saat ini yang begitu hidup dan dihuni banyak masyarakat. Namun, sejarah mencatat bahwa ada individu-individu pertama yang gigih menduduki kawasan yang dulunya dianggap gersang ini. Berkat kegigihan dan perjuangan mereka, seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut berkembang pesat, ramai dihuni, hingga akhirnya menjadi sebuah dusun atau padukuhan yang kita kenal sekarang sebagai Dusun Ngentak.

Dialog singkat Digitalasa ini tidak hanya memperkaya pemahaman tim KKN tentang latar belakang Dusun Ngentak, tetapi juga menegaskan pentingnya melestarikan jejak-jejak sejarah melalui media digital. Kisah transformasi Ngentak dari "gersang" menjadi "ramai" adalah bukti ketahanan dan semangat gotong royong masyarakatnya. Diharapkan, hasil dari program Digitalasa ini akan menjadi sumber informasi berharga yang dapat diwariskan, memastikan bahwa sejarah Dusun Ngentak terus hidup dan menginspirasi.

Diunggah Oleh: Muhammad Almujrin