Meningkatkan Warisan Budaya Melalui Batik: Kunjungan Mahasiswa KKN Teluk Sebong 22 ke Rumah Batik Bintan
Ekang Anculai, Teluk Sebong (16 Juli 2025) - Kami, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teluk Sebong Kelompok 22, berkesempatan melakukan kunjungan spesial pada sore hari ke sebuah lokasi yang unik dan inspiratif di Desa Ekang Anculai, yaitu Rumah Batik Bintan, milik Bapak Tri Jatmiko, seorang penggiat batik berusia 44 tahun yang berasal dari Yogyakarta. Rumah batik ini berada di Jalan MT. Haryono, Desa Ekang Anculai, dan berfungsi tidak hanya sebagai pusat produksi batik, tetapi juga sebagai tempat edukasi yang menawarkan konsep eduwisata yang mengintegrasikan pendidikan dan pariwisata budaya.
Pak Tri, yang biasa kami sapa, telah mendalami dunia batik sejak kecil di Yogyakarta. Dia terampil dalam berbagai teknik membatik, mulai dari batik tulis, batik cap, hingga batik printing. Inisiatif beliau untuk mendirikan Rumah Batik Bintan berangkat dari keprihatinan terhadap minimnya pengetahuan masyarakat Bintan tentang batik, baik dalam hal motif, tipe kain, metode pewarnaan, maupun filosofi yang terkandung di dalamnya.
Sebelum berkembang seperti saat ini, usaha beliau hanyalah sebuah industri rumahan kecil. Namun, pada Februari 2025, Rumah Batik Bintan mulai resmi membuka pintu bagi kunjungan wisatawan asing. Tempat ini menjadi pertemuan antara seni dan budaya, ekonomi kreatif, serta pendidikan bagi masyarakat. Selama kunjungan kami, beliau mengungkapkan bahwa tujuannya tidak hanya sekedar menjual batik, tetapi juga menyebarkan pengetahuan mengenai budaya batik kepada masyarakat setempat, terutama generasi muda dan ibu-ibu rumah tangga, agar warisan ini tidak hilang seiring berjalannya waktu.
Kami melihat secara langsung tahap pembuatan batik mulai dari mendesain motif, mencanting malam, proses pewarnaan, hingga pengeringan, semua dijelaskan dengan penuh kesabaran dan semangat. Kegiatan ini sangat relevan dengan tema KKN kami tahun ini, yaitu “Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Nilai-Nilai Keagamaan dan Kemelayuana.” Kami yakin bahwa keberadaan Rumah Batik Bintan di Desa Ekang Anculai merupakan langkah konkret dalam membangun desa wisata edukatif yang unggul untuk masa depan.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 22