KKN Reguler 20251 Updated: 17 July 2025 Dilihat: 137 kali

Misi Bersih Makam: Saat Mahasiswa, Warga, dan Aparat Bersatu Demi Warisan Leluhur

Desa Persing, 17 Juli 2025 — Tidak banyak yang sadar, bahwa sebuah pemakaman bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir—ia adalah jejak sejarah, Saksi bisu tentang siapa dan dari mana kita berasal. Dan hari itu, pemakaman Desa Persing menjadi saksi kebersamaan yang tak biasa: mahasiswa KKN, warga, dan aparat desa bersatu dalam satu misi—merawat warisan leluhur.

Di bawah terik matahari siang, mereka turun ke lokasi dengan alat seadanya. Cangkul, sabit, sapu lidi, hingga karung sampah jadi senjata utama. Rumput liar ditebas, daun kering disapu, dan semak belukar yang menutupi makam pun dibersihkan. Tak ada sekat—semua bekerja, semua peduli.

Ini bukan sekedar kegiatan wajib KKN. Ini tentang menumbuhkan rasa hormat terhadap yang telah tiada. Tentang memahami nilai-nilai lokal yang tak bisa diajarkan. Kehadiran warga dan beberapa aparat desa membuat suasana semakin hidup. Mereka tak hanya ikut bekerja, tapi juga menghidupkan kembali cerita-cerita lama tentang tokoh-tokoh desa yang dimakamkan di sana. Makam yang tadinya sepi, kini dipenuhi suara tawa, semangat, dan rasa hormat.

Dan seperti hadiah atas lelah yang tulus, sebuah sajian istimewa pun disuguhkan—bubur lambak, makanan khas Kabupaten Lingga yang hangat dan kaya rasa. Di bawah naungan pohon rindang, semua duduk melingkar, menikmati bubur sambil melepas penat. Bukan hanya perut yang kenyang, hati pun terasa penuh.

Hari itu bukan hanya soal bersih-bersih. Itu tentang mengenal desa lebih dalam. Tentang menghormati masa lalu, menjalin hubungan di masa kini, dan menanamkan nilai untuk masa depan.



Diunggah Oleh: Lingga 3