PAPAN KAPUR BUDAYA LAMA YANG SAAT INI MASIH BEROPERASI DI SDN 003 TELUK BINTAN, DUSUN 3 DESA PANGKIL
Oleh: Mahasiswa KKN Pangkil
Pangkil,
23
Juli 2025 – Penggunaan papan kapur dalam lembaga pendidikan di Desa Pangkil
masih beroperasi hingga saat ini. Berbeda dengan jenjang SMP dan SMA, SDN di
dusun 3 Tanjung Quddus, Desa Pangkil masih menggunakan alat komunikasi belajar
tradisional seperti papan kapur, dan lonceng genta sebagai bel pertanda masuk,
istirahat, dan pulang nya. Di sebalik itu, dengan keterbatasan alat
pembelajaraan seperti ini seharusnya tidak akan mempengaruhi adanya kesenjangan
pemikiran antar siswa. Didukung dengan tenaga pendidik yang kurang memadai,
mahasiswa KKN sepakat untuk turun membantu jalannya pendidikan di SD tersebut
agar siswa/i tidak merasa jenuh dan bosan dengan proses pembelajarannya.
Papan
kapur di sekolah ini juga menjadi salah satu bukti bahwa kurangnya lirikan dari
pemerintah terkait bantuan untuk menunjang pendidikan anak anak di Desa
Pangkil. Lain halnya dengan MIN dan MTs yang berada dibawa naungan Kementrian
Agama, saat ini sudah menggunakan papan tulis putih lengkap dengan fasilitas
spidol dan penghapus.
Meskipun
begitu, hal ini tidak menjadi hambatan bagi para tenaga pendidik maupun peserta
didik untuk tetap menjalankan kegiatam belajar mengajar dengan penuh semangat.