KKN Reguler 20261 Updated: 31 August 2026 Dilihat: 5 kali

Penjemputan Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrhaman KEPRI

Menutup Masa Pengabdian Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepri di Desa Dendun

Dendun, 31 Agustus 2026 — Setelah menjalani masa pengabdian selama kurang lebih 40 hari di Desa Dendun, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi mengakhiri rangkaian kegiatan pengabdian melalui acara penjemputan mahasiswa KKN. Kegiatan tersebut menjadi pertemuan terakhir antara mahasiswa KKN dengan Pemerintah Desa Dendun sekaligus menjadi momentum perpisahan setelah berbagai program dan kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat.

Kegiatan penjemputan dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Posko KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Kepala Desa Dendun Eva Riana, S.H., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Amrul Lutfhi, M.Pd.I.

Pertemuan Terakhir Mahasiswa KKN

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kelompok KKN, Raihan Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan penjemputan menjadi pertemuan terakhir mahasiswa KKN bersama Pemerintah Desa Dendun setelah menyelesaikan masa pengabdian.

Ia menyampaikan bahwa selain menjadi momentum penjemputan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian plakat dari pihak kampus kepada Pemerintah Desa Dendun sebagai bentuk kenang-kenangan dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN.

Pertemuan tersebut menjadi momen yang penuh makna bagi mahasiswa. Selama berada di Desa Dendun, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan pengabdian.

Permohonan Maaf dari DPL

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Amrul Lutfhi, M.Pd.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Desa Dendun dan masyarakat apabila selama mahasiswa melaksanakan pengabdian terdapat tingkah laku, sikap, maupun perkataan yang kurang berkenan.

Penyampaian tersebut menjadi bagian dari refleksi atas seluruh proses pengabdian yang telah dilalui mahasiswa. Masa KKN tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi proses belajar untuk beradaptasi dan hidup berdampingan dengan masyarakat.

Apresiasi dari Kepala Desa Dendun

Sementara itu, Kepala Desa Dendun, Eva Riana, S.H., menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah melaksanakan pengabdian selama kurang lebih 40 hari di Desa Dendun.

Ucapan terima kasih tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Desa Dendun atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa selama berada di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan pengalaman serta manfaat bagi kedua belah pihak, baik mahasiswa maupun masyarakat desa.

Masa pengabdian yang telah berlangsung selama 40 hari menjadi perjalanan yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai kondisi dan aktivitas masyarakat. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa di luar lingkungan kampus.

Pemberian Plakat dan Foto Bersama

Setelah penyampaian pesan dan ucapan terima kasih, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian plakat dari pihak kampus kepada Pemerintah Desa Dendun. Pemberian plakat tersebut menjadi simbol kenang-kenangan sekaligus bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, DPL, dan Kepala Desa Dendun. Momen tersebut menjadi dokumentasi sekaligus kenangan dari perjalanan pengabdian mahasiswa selama berada di Desa Dendun.

Menjadi Kenangan dari Sebuah Pengabdian

Penjemputan mahasiswa KKN bukan sekadar tanda berakhirnya masa pengabdian, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya sebuah perjalanan yang telah diisi dengan kebersamaan, pembelajaran, dan interaksi bersama masyarakat.

Mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau diharapkan dapat membawa berbagai pengalaman selama berada di Desa Dendun sebagai bekal untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat. Sementara itu, hubungan baik yang telah terjalin antara mahasiswa, kampus, dan Pemerintah Desa Dendun diharapkan dapat terus terjaga meskipun masa KKN telah berakhir.

Dengan berakhirnya kegiatan penjemputan ini, secara resmi berakhir pula masa pengabdian mahasiswa KKN di Desa Dendun. Namun, berbagai pengalaman, kebersamaan, dan kenangan selama 40 hari diharapkan tetap menjadi bagian yang tidak terlupakan dalam perjalanan mahasiswa.

 

Diunggah Oleh: Desa Dendun