KKN Kolaborasi 20251 Updated: 09 July 2025 Dilihat: 188 kali

Pindah Mengajar ke Kedondong 1, Banjararum, Kalibawang

Kedondong 1, Kulon Progo - Jalanan dukuh sunyi hanya suara irama jangkrik, kambing, lembu yang terdengar. Sumber pencahayaan remang-remang dari lampu jalan seadanya, dibalut dengan udara yang cukup dingin kami berjalan menuju Musala Mbah Eblek. Musala ini tidak jauh dari posko kami, sekita 2 hingga 3 menit saja sudah sampai. Hal pertama ketika berkunjung ke Padukuhan Kedondong 1 ini, banyak hal baru yang ku lihat. Walaupun perbedaan aliran dan mazhab sudah ku pelajari, ternyata praktiknya tidak sesimpel mempelajari teks tertulis. Padukuhan ini memiliki musala dan masjid yang berdekatan. Walaupun dekat, ternyata dua tempat ini memiliki pendapat yang berbeda dari segi ormas politiknya. Perbedaan terlihat pada ada tidaknya zikir bersama setelah salat. Kami mendapatkan pesan dari tokoh agama di sini untuk tidak condong ke salah satunya. Jadi, kami membagi kelompok untuk yang salat dan mengajar di masjid dan musala.

Hal yang ku kagumi dari dukuh ini adalah ketika perbedaan pilihan ini tidak menjadikan mereka pecah atau saling menjatuhkan. Ketika kami mengajar di masjid dengan pendapat Muhammadiyah mereka tetap mempersilakan bahkan menganjurkan untuk mengajar bacaan salat model Nadhlatul Ulama. Mereka insklusif terhadap  perbedaan yang terjadi di masyarakat. Selanjutnya, mengaji masih menjadi poin yang perlu difokuskan. Bahkan, kami mendapatkan informasi bahwa masih ada ibu-ibu yang buta huruf hijaiyah.

Semoga sedikit banyaknya dari kehadiran kami bisa memperbaiki kualitas keagamaan sebagaimana sejalan dengan tema ekoteologi karena jika ingin memperbaiki tajwid, fasahah merupakan program yang memakan waktu jangka panjang. Ngaji TPQ dilaksanakan setelah Maghrib. Waktu yang sangat singkat untuk anak yang banyak namun tenaga pengajar yang terbatas. Cara membaca Al-Qur’an anak-anak padukuhan sini memiliki ciri khas dengan logat jawa. Beberapa huruf yang memungkinkan akan sulit untuk diperbaiki. Metode mengajar yang ku pilih untuk menciptakan proses pembelajaran dengan atsmofer santai dan dengan koreksi satu-persatu huruf. Walaupun lama, tapi semoga ada perubahan yang bisa diberikan.

Diunggah Oleh: Lulu Khairunnisa