Puncak Semarak Maulid Nabi di Pulau Ladi, Mahasiswa KKN Turut Sukseskan Peringatan dan Pembagian Hadiah Perlombaan
Pulau Ladi, Bintan — Rangkaian Semarak Festival Maulid Nabi yang sebelumnya digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau bersama masyarakat Kampung Pulau Ladi berlanjut pada Senin, 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan yang telah dilaksanakan pada 23 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Jabariyah, Kampung Pulau Ladi, tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang mempertemukan mahasiswa KKN, masyarakat, tokoh desa, anak-anak peserta lomba, serta para orang tua dalam suasana penuh kebersamaan.
Mahasiswa KKN turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan, tidak hanya dalam persiapan rangkaian acara, tetapi juga dengan terlibat sebagai petugas dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata keberadaan mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat selama menjalankan pengabdian di Pulau Ladi.
Rangkaian acara diawali dengan pembagian hadiah kepada para pemenang Semarak Festival Maulid Nabi. Sebelumnya, mahasiswa KKN telah menyelenggarakan lima cabang perlombaan edukatif bagi anak-anak, yaitu lomba doa-doa sehari-hari untuk peserta kelas 1–3, lomba surah-surah pendek bagi kelas 4–6, lomba adzan khusus laki-laki, lomba shalawat khusus perempuan, serta lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD. Pembagian hadiah menjadi momen yang dinantikan oleh para peserta. Anak-anak yang sebelumnya telah menunjukkan keberanian dan kemampuan mereka dalam perlombaan mendapatkan apresiasi atas usaha yang telah dilakukan. Tidak hanya menjadi bentuk penghargaan bagi para juara, pemberian hadiah juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian perlombaan yang telah dipersiapkan dan dilaksanakan mahasiswa KKN selama beberapa hari sebelumnya.
Suasana masjid semakin hangat ketika anak-anak menerima hadiah dan apresiasi. Orang tua yang hadir turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka, menjadikan momen tersebut tidak hanya sebagai pemberian penghargaan, tetapi juga sebagai bentuk kebanggaan keluarga terhadap keberanian anak-anak untuk tampil dan belajar.
Setelah pembagian hadiah, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Pulau Ladi mendapat tausiah dari penceramah yang diundang dari Kementerian Agama Kabupaten Bintan, Muhammad Ridwan, S.Ag. Kehadiran penceramah dari Kementerian Agama Kabupaten Bintan memberikan nuansa tersendiri dalam rangkaian kegiatan. Melalui tausiah yang disampaikan, masyarakat diajak kembali mengenang keteladanan Nabi Muhammad SAW sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak dan kehidupan Rasulullah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh jamaah, khususnya generasi muda dan anak-anak, mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan. TMahasiswa KKN turut mengambil bagian sebagai petugas dalam rangkaian acara. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya berfokus pada program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga hadir dalam kegiatan masyarakat yang memiliki nilai keagamaan dan sosial.
Rangkaian Semarak Festival Maulid Nabi yang dimulai melalui perlombaan anak-anak hingga dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi memiliki keterkaitan yang erat dengan proses pembelajaran yang telah dilakukan mahasiswa KKN selama berada di Pulau Ladi. Sebelumnya, selama kurang lebih dua minggu, mahasiswa KKN memberikan pembinaan kepada anak-anak melalui berbagai kegiatan keagamaan. Perlombaan kemudian menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil dari proses belajar tersebut.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperluas kembali pesan pembelajaran tersebut melalui tausiah dan kebersamaan masyarakat. Bagi mahasiswa KKN, rangkaian kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian yang tidak hanya meninggalkan sebuah acara, tetapi juga berusaha meninggalkan pengetahuan dan pengalaman bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Jabariyah tersebut akhirnya menjadi pertemuan antara apresiasi, pembelajaran, dan keteladanan. Anak-anak mendapatkan penghargaan atas keberanian mereka untuk belajar dan tampil, masyarakat mendapatkan ruang untuk mempererat kebersamaan, sementara mahasiswa KKN mendapatkan kesempatan untuk kembali berkontribusi dalam kehidupan keagamaan masyarakat Pulau Ladi.
Melalui rangkaian Semarak Festival Maulid Nabi, mahasiswa KKN berharap nilai-nilai yang telah disampaikan selama proses pembinaan maupun peringatan Maulid Nabi dapat terus hidup dan diterapkan oleh anak-anak serta masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. "Sebab pengabdian yang paling berarti bukan hanya ketika sebuah kegiatan selesai dilaksanakan, tetapi ketika ilmu, keteladanan, dan kebaikan yang ditanamkan tetap tumbuh setelah kegiatan itu berakhir."
Diunggah Oleh: Bintan 2 > Narahubung Pak Ruslan No. Hp (082377160599)