Semarak Gema Islami Sambut HUT RI: Mahasiswa KKN 17 Bersama Remaja Masjid Nurul Huda Gelar Perlombaan Anak Tingkat SD di Kampung Harapan
Desa Sebong Pereh, 10 Agustus 2025 — Suasana semarak menyelimuti Masjid Nurul Huda dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mahasiswa KKN Teluk Sebong 17 berkolaborasi dengan Remaja Masjid Nurul Huda menyelenggarakan Perlombaan Gema Islami untuk anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini berhasil menarik perhatian warga sekitar. Sejak pagi, anak-anak peserta lomba berdatangan dengan penuh semangat, membawa perlengkapan lomba, ditemani orang tua masing-masing. Sementara itu, para panitia yang terdiri dari mahasiswa KKN dan Remaja Masjid Nurul Huda sudah menyiapkan sarana dan prasarana perlombaan, kegiatan perlombaan ini berlangsung di dua tempat yakni di Masjid Nurul Huda untuk cabang Lomba Tartil dan Hafalan surah dan doa, serta di TPQ Nurul Huda yang berlokasi tak jauh dari Masjid untuk cabang lomba Adzan dan Mewarnai. Para panitia juga menyiapkan photobooth untuk memberikan pengalaman interaktif dan hiburan bagi peserta, serta menjadi sarana untuk mengabadikan momen dalam menyemarakkan kegiatan tersebut.

Perlombaan ini tak hanya menggaet nuansa religi dan edukasi, namun juga mencoba untuk memasukkan nilai toleransi didalamnya. Mengingat bahwa bukan hanya muslim saja yang tinggal di kampung tersebut, melainkan ada banyak suku dan agama yang sama-sama hidup berdampingan.
Perlombaan ini pula berbeda dari lomba 17 Agustusan pada umumnya yang identik dengan balap karung atau panjat pinang, Gema Islami ini menghadirkan perlombaan yang sarat akan nilai sosial. Ada empat kategori yang dipertandingkan, yakni Lomba Adzan, Tartil, Mewarnai, Hafalan Doa dan Surah Pendek.



Lomba Adzan dan Tartil menjadi yang paling menarik perhatian, di mana para peserta menunjukkan suara merdunya dengan dibantu microphone agar tak hanya juri saja yang mendengarkan lantunan ayat suci yang dibacakan oleh peserta namun juga para penonton dan orang tua dapat ikut merasakan dan memberikan penilaian.

Adapula dalam Lomba Hafalan Doa harian dan Surah Pendek, anak-anak unjuk kebolehan melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang tepat.

Sementara itu, lomba mewarnai yang dikonsepkan untuk umum dengan kategori anak kelas 1-2 menjadi salah satu yang dimasukkan akan nilai-nilai toleransi dan keberagaman. Perlombaan ini berlangsung seru dan dipenuhi tawa ceria anak-anak yang berkreasi dengan warna, menciptakan karya seni yang indah dan imajinatif.
Kegiatan ini tidak akan berlangsung tanpa dukungan penuh dari Masyarakat, dimana bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bagi anak-anak, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga. Banyak orang tua dan warga setempat yang hadir memberikan dukungan dan ikut memeriahkan jalannya acara. Perlombaan ini diadakan agar perayaan kemerdekaan tidak hanya berisi kesenangan semata, tapi juga mengandung nilai pendidikan, penguatan iman, dan menumbuhkan sikap toleransi dalam diri anak-anak.

Dalam penyampaian kata sambutan, Ketua Pelaksana kegiatan yakni saudara Betra menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang turut serta membantu proses kelancaran acara baik dari segi material maupun finansial, juga yang telah merelakan waktu, tenaga dan pikirannya demi terlaksananya kegiatan perlombaan tersebut.
Kegiatan ini turut serta dihadiri oleh tokoh masyarakat, seperti Kepala Dusun III bapak La Ode Edi, Ketua RW 04 Bapak Efironald Ambarita, Ketua RT 01 Bapak Acep Supriatna dan lain sebagainya. Dalam kegiatan yang resmi dibuka oleh pak Edi selaku Kepala Dusun III, beliau menyampaikan apresiasinya kepada Para Mahasiswa KKN yang telah berinisiatif menyelenggarakan perlombaan Gema Islami Kemerdekaan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga membawa nilai edukasi dan pembinaan akhlak bagi anak-anak. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, Remaja Masjid Nurul Huda, dan masyarakat setempat menjadi contoh nyata semangat kebersamaan yang patut dipertahankan.
setelah seluruh perlombaan usai, panitia dan tim juri setiap cabang lomba berdiskusi terkait penilaian, barulah selepas sholat ashar, para peserta dikumpulkan untuk kemudian panitia mengumumkan para pemenang dan membagikan hadiah berupa trofi dan piagam, panitia juga sudah menyiapkan bingkisan sederhana untuk seluruh peserta lomba. Sorak gembira terdengar saat nama-nama pemenang disebut, namun kebahagiaan juga terpancar dari peserta yang belum meraih juara karena semua mendapatkan pembelajaran dan pengalaman berharga.


Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara peserta, panitia, dan tokoh masyarakat setempat. Senyum ceria menghiasi wajah semua yang hadir, meninggalkan kenangan manis di Kampung Harapan. Dengan terselenggaranya Gema Islami kemerdekaan, menyambut HUT RI yang ke-80 di Kampung Harapan tahun ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi antar warga dan kesolidan umat beragama.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 17