Sertifikasi Halal untuk UMKM: Dari Desa Menuju Pasar Global
Sri Bintan, 16 Agustus 2025 —
Suasana hangat terasa di rumah-rumah pelaku UMKM di Desa Sri Bintan ketika tim pendamping sertifikasi halal mendatangi mereka satu per satu. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Rinawati, MM, selaku pendamping Proses Produk Halal dari STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, yang dengan sabar memberikan arahan teknis kepada para pelaku usaha.
Sambutan ramah terlihat sejak awal. Para ibu pelaku UMKM menyambut kedatangan tim dengan penuh antusias, bahkan beberapa di antaranya menyiapkan hidangan sederhana sebagai bentuk syukur dan rasa senang atas kehadiran pendampingan ini. Kehangatan itu membuat suasana bimbingan terasa akrab dan cair, seolah bukan sekadar program resmi, melainkan bagian dari silaturahmi yang mempererat kebersamaan.
Bagi pelaku UMKM, sertifikasi halal memiliki arti yang sangat penting. Tidak hanya sebagai bukti kehalalan produk, tetapi juga sebagai modal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Dengan adanya sertifikasi, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas. “Saya merasa sangat terbantu. Selama ini proses sertifikasi dianggap rumit, tapi sekarang terasa lebih mudah karena ada pendampingan langsung,” ungkap salah satu pelaku UMKM, Ibu Sukarsih, dengan wajah penuh bahagia.
Pendampingan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis mengenai prosedur sertifikasi, tetapi juga memotivasi para pelaku usaha untuk lebih percaya diri mengembangkan produknya. Semangat yang ditunjukkan para ibu UMKM seolah menjadi penanda lahirnya energi baru dalam dunia usaha desa.
Harapannya, semakin banyak UMKM yang berhasil mendapatkan sertifikasi halal sehingga produk lokal tidak hanya dikenal karena kualitasnya, tetapi juga karena jaminan halalnya. Dengan demikian, daya saing UMKM desa dapat terus meningkat, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas di masa mendatang.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 13