Silaturahmi Penuh Makna Bersama Ibu Hasnah
Pada hari Senin, 14 Juli 2025, kami berkesempatan melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ibu Hasnah, salah satu guru pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Miftahul Amin. Suasana hangat dan penuh keramahan langsung terasa saat kami tiba. Ibu Hasnah dan suaminya menyambut kami dengan senyum dan penuh keakraban, mengundang kami untuk duduk bersama di ruang tamu rumah mereka yang sederhana namun nyaman.
Dalam perbincangan santai namun bermakna, Ibu Hasnah mulai bercerita tentang aktivitas mengajar yang ia jalankan di TPA tempat ia mengabdi. TPA tersebut memiliki dua ruang kelas utama yang masing-masing difungsikan sebagai ruang kelas Iqra dan kelas Al-Qur’an. Pemisahan ruang kelas tersebut bukan tanpa alasan. Menurut penuturan beliau, hal itu bertujuan agar proses pembelajaran lebih kondusif dan efektif, menyesuaikan dengan kemampuan dan tahapan belajar para santri.
"Anak-anak Iqra dan Al-Qur’an kami pisah agar pembelajaran lebih kondusif, dan jika kami sudah selesai mengajar anak-anak Al-Qur’an, kami akan membantu mengajar anak-anak Iqra," ujar Ibu Hasnah menjelaskan dengan antusias.
Saat semua santri hadir, jumlah anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji di TPA mencapai sekitar 50 orang. Anak-anak ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pengelolaan waktu belajar pun menyesuaikan dengan jadwal sekolah mereka. Kegiatan mengaji umumnya dimulai pukul 14.00 WIB hingga menjelang waktu salat Asar.
Namun, khusus untuk anak-anak yang duduk di bangku SMP dan memiliki waktu pulang sekolah yang lebih sore, yakni sekitar pukul 16.00 WIB, kegiatan mengaji mereka dialihkan ke hari Sabtu dan Minggu pada pagi hari. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu waktu belajar formal mereka dan tetap menjaga semangat mereka dalam menuntut ilmu agama.
“Kami mengajar ngaji sekitar jam dua siang sampai menjelang Asar, tetapi dikarenakan anak SMP pulang sekolah jam empat, jadinya untuk anak SMP kami ajar hari Sabtu dan Minggu pagi,” lanjut Ibu Hasnah.
Kunjungan kami tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga membuka mata dan hati kami akan dedikasi luar biasa para guru TPA dalam mencerdaskan generasi muda dalam bidang keagamaan. Semangat mengajar yang ditunjukkan oleh Ibu Hasnah dan para pengajar lainnya menjadi inspirasi tersendiri, bahwa mendidik bukan hanya tugas seorang guru, melainkan juga bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat dan agama.
Diunggah Oleh: Teluk Sebong 03