STAIN Kepri Gelar Diseminasi KKN 2025: Mahasiswa Paparkan Dampak Nyata ke Masyarakat
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan sosial dari para peserta KKN kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat, pada (01/08/2025).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyampaikan informasi, capaian, serta dampak dari program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa di lokasi masing-masing.
Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menyambut baik pelaksanaan diseminasi ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Ini adalah bagian dari tridarma perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga turut menyumbangkan solusi dan pemberdayaan di tengah masyarakat. Diseminasi ini merupakan ruang dialog yang konstruktif antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Abd. Rahman, M.Sos, menyampaikan bahwa diseminasi ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan KKN ke depan.
“Kami ingin mengetahui bagaimana program yang dirancang mahasiswa memberikan dampak, bagaimana respon masyarakat, serta apa saja yang perlu diperbaiki. Ini penting untuk memastikan keberlanjutan program dan meningkatkan kualitas pengabdian,” jelasnya.
Menurut Rio Sudarroji, M.Psi, selaku Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), kegiatan diseminasi ini menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa KKN, perangkat desa, serta masyarakat.
“Diseminasi ini diharapkan mampu memberikan informasi konkret kepada pihak kelurahan, dusun, RT, RW, dan warga terkait apa yang telah dilakukan mahasiswa selama masa KKN. Ini juga menjadi bentuk klarifikasi bahwa STAIN Kepri telah benar-benar hadir dan memberikan kontribusi nyata di wilayah tersebut,” ujarnya.
.jpeg)

Ia menambahkan bahwa sebelumnya kegiatan ini belum pernah dilaksanakan secara sistematis karena belum terlihat efek dan dampak yang signifikan. Namun melalui diseminasi ini, informasi bisa tersampaikan secara langsung dan terstruktur kepada pemerintah desa, yang selanjutnya bisa diteruskan kepada masyarakat luas.
Ketua Panitia KKN Reguler Tahun 2025, Arif Hudaya, Lc., ME, menjelaskan bahwa setiap kelompok KKN akan melakukan sesi presentasi di kantor desa masing-masing. “Contohnya, jika di wilayah Sri Bintan terdapat 5 kelompok KKN, maka akan diadakan 5 sesi diseminasi terpisah di desa yang menjadi lokasi masing-masing kelompok,” jelasnya.
Ia juga menambahkan adapun tujuan dari kegiatan ini mencakup tiga poin utama yaitu, menyampaikan informasi terkait program kerja yang telah dilakukan mahasiswa, Memberikan ruang bagi perangkat desa untuk menilai secara objektif keberhasilan dan pengelolaan program kerja oleh peserta KKN, mendorong pengembangan kegiatan pengabdian di masa yang akan datang berdasarkan respon dan kebutuhan masyarakat.
Dengan diseminasi ini, STAIN Kepri berharap dapat memperkuat kemitraan dengan pemerintah desa dan meningkatkan kesadaran masyarakat atas kehadiran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah-tengah mereka.(Gby/Dilla)
Diunggah Oleh: Geby A